Minggu, 24 Januari 2016

ANTARA TERORISME,NASIONALISME DAN AGAMA

Apa yang kalian pikirkan saat mendengar ledakan, dan melihat benda-benda aneh mencurigakan di lingkungan sekitar kalian?. Belakangan ini masyarakat seakan dibuat sangat sensitif oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab, masyarakat seakan-akan dipaksa untuk takut oleh orang-orang tersebut. 

ya,kata terorisme seolah menjadi kalimat yang membuat setiap orang bergetar hatinya,bukan dalam artian yang lain namun dalam artian "TAKUT".

"TAKUT",heh kata seperti ini sepertinya tidak ada dalam kamus besar bahasa indonesia. mengapa saya sebut seperti itu,lihat saja reaksi masyarakat indonesia setelah kejadian di sarinah pada tanggal 14 januari 2016 kemarin,#kamitidaktakut menjadi trending topic pada saat itu dan meme-meme pun bertebaran sehari setelahnya, serta pergulatan teroris dengan kesatuan polisi  bagi masyarakat indonesia seperti tontonan film action gratis.


#TERORISME
Terorisme adalah serangan-serangan terkoordinasi yang bertujuan membangkitkan perasaan teror terhadap sekelompok masyarakat. Berbeda dengan perang, aksi terorisme tidak tunduk pada tatacara peperangan seperti waktu pelaksanaan yang selalu tiba-tiba dan target korban jiwa yang acak serta seringkali merupakan warga sipil.

Istilah teroris oleh para ahli kontraterorisme dikatakan merujuk kepada para pelaku yang tidak tergabung dalam angkatan bersenjata yang dikenal atau tidak menuruti peraturan angkatan bersenjata tersebut. Aksi terorisme juga mengandung makna bahwa serang-serangan teroris yang dilakukan tidak berperikemanusiaan dan tidak memiliki justifikasi, dan oleh karena itu para pelakunya ("teroris") layak mendapatkan pembalasan yang kejam.

jadi disini artian terorisme bukanlah hanya sekedar sekelompok orang yang ngebom sana-sini yang tidak jelas arah tujuannya,namun juga termasuk orang-orang yang tidak bertanggungjawab terhadap penggunaan berbagai senjata yang seharusnya di gunakan semestinya.

memang seseorang yang berpikiran sempit selalu terbelenggu antara 2 sisi kebenaran dan kebaikan, serta pikiran yang dirasuki oleh yang namanya "keyakinan". entah itu karena brain wash atau atas kesadaran yang dibalut emosi fanatik,entahlah.



#PENTINGNYA RASA NASIONALISME GUNA MEMERANGI TERORISME

Rasa nasionalisme selalu hadir tanpa berwujud, rasa itu sulit dicium,dikecap  apalagi disentuh. menurut saya apabila sebuah bangsa yang besar kehilangan arti Nasionalisme, bangsa itu akan merasakan efek yang tak dapat dibayangkan. kehancuran di depan mata menghadang bagaikan pistol yang siap ditarik pelatuknya, sedikit berhiperbola mungkin kehancuran itu lebih dahsyat dari bom atom hiroshima dan nagasaki.wah,sebegitu mengerikannya kah arti kehilangan nasionalisme.

bahwa nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis” - See more at: http://kadal-ngeblog.blogspot.co.id/2015/09/pentingnya-sebuah-rasa-nasionalisme.html#sthash.sp9nSjwa.dpuf
kaitan antara terorisme dan rasa nasionalisme memiliki benang merah yang harus digalakkan saat ini juga. mengapa? seperti ujaran Joseph Ernest Renan
bahwa "nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis". yang artinya jika rasa nasionalisme itu bersatu dan membuat satu kesatuan yang utuh dan kuat bukankah tidak mungkin para pembunuh tak berakal itu musnah.

hal yang paling mendasar yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana menimbulkan rasa nasionalisme tersebut?. memang banyak cara yang bertebaran di luar sana tentang bagaimana cara menumbuhkan rasa nasionalisme. contohnya saja pada tingkat sekolah,baik SD,SMP,SMA.Pramuka, sebuah program yang disebut-sebut dapat meningkatkan jiwa patriotisme para pengikutnya.memang tidak ada yang salah dengan Pramuka,namun janganlah berpikiran sempit dan dibelenggu oleh sistem pola pikir yang monoton dan stagnan. jika pramuka menjadi salah satu ujung tombak pembentuk jiwa patriotisme di negeri ini, berarti masih ada midfielder,back,bahkan keeper yang juga siap mengolah semangat-semangat muda negeri ini untuk sekedar membangunkan macan yang tertidur bernama nasionalisme.

memang sulit memahami bagaimana cara mendapatkan nasionalisme. bolehlah,jika kita mengucapkan "aku bangga jadi warga indonesia" lalu kita dianggap berjiwa nasionalisme,tapi apakah itu rasa nasionalisme???

berkaitan dengan topik,menurut pandangan saya sikap dan pola pikir yang jernih dan memandang dengan isi kepala yang bersih dari virus merupakan sebuah great wall yang sulit sekali ditembus oleh orang-orang yang mengaku paling benar,dan suci yang memandang semua manusia yang bukan golongannya menjadi musuh abadi yang wajib dimusnahkan. so what would you do if you have a nationalism!!


#AGAMA,APAKAH SEBUAH ALASAN UNTUK MEMBUNUH?
Mindset seakan terbentuk melalui sebuah proses panjang yang berkala.asupan-asupan peristiwa seolah merupakan suplemen untuk membentuk mindset.pola pikir masyarakat selalu mengarah ke topik yang sangat sentisitif jika mendengar adanya perilaku-perilaku terorisme yang pasti selalu erat dikaitkan dengan yang namanya "AGAMA". Agama merupakan hal yang memiliki harkat dan martabat yang luar biasa,serta memiliki pengikut yang banyak.

agama pun terbagi menjadi berbagai macam di belahan dunia ini.agama seakan menjadi sandera yang menarik saat ini jika digunakan untuk melakukan hal-hal yang mungkin hanya sekedar untuk menunjukkan eksistensi bahwa "dia" ada.

jika anda melihat bahwa agama sekedar pemuas nafsu rohani belaka, anda tidaklah salah. banyak, kalangan saat ini menggunakan agama melebihi batas kekuatan agama itu sendiri. apakah saya perlu menyebutkannya? sepertinya tidak perlu.karena saya yakin pembaca lebih paham dari saya.

Berbagai negara di dunia sangat sentimen dengan agama  jika ada hal yang berkaitan dengan teroris. dari berbagai agama di dunia memang saya mengakui bahwa agama islamlah penyumbang berbagai kejadian teroris yang menghebohkan. namun seperti yang kita umat muslim ketahui bahwa, seluruh agama dari seluruh dunia tidak ada yang mau melakukan dan menyeru untuk berbuat kerusakan di muka bumi. 
jadi apa yang salah antara terorisme dan agama???

menurut saya tidak ada yang salah dengan agama dan terorisme. yang salah adalah sebuah mindset yang terbentuk karena proses ketidaktahuan akal,yang terus-menerus di serbu dengan yang namanya "kebodohan". penyerbuan oleh kebodohan inilah yang melahirkan orang-orang yang "HEBAT".

mereka sangatlah hebat,bahkan dunia pun takut dengan mereka.ketika mereka mengaum orang akan lari terbirit-birit. dari pola "kebodohan" itulah mereka menyerang manusia dan menghasut mereka dengan berbagai macam tipu bodoh mereka. jadi, ketika ada manusia melakukan sesuatu yang menghebohkan dunia dengan cara yang "aneh", berpikirlah bahwa sistem pola "kebodohan" telah berjalan lancar. 


#KAMITIDAKBODOH

 

bahwa nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis” - See more at: http://kadal-ngeblog.blogspot.co.id/2015/09/pentingnya-sebuah-rasa-nasionalisme.html#sthash.sp9nSjwa.dpuf

bahwa nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis” - See more at: http://kadal-ngeblog.blogspot.co.id/2015/09/pentingnya-sebuah-rasa-nasionalisme.html#sthash.sp9nSjwa.dpuf

bahwa nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis” - See more at: http://kadal-ngeblog.blogspot.co.id/2015/09/pentingnya-sebuah-rasa-nasionalisme.html#sthash.sp9nSjwa.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

YANG MAU KOMEN,SILAHKAN DIISI SOBAT